Menu

Mode Gelap

Politik Pemerintahan ยท 14 Okt 2023 WITA

MUI Sulsel Keluarkan Maklumat Pemilu Damai


					MUI Sulsel Keluarkan Maklumat Pemilu Damai Perbesar

 

Makassar baktionline.id.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menggelar Halaqah Kebangsaan dan Keumatan di Ruang Pola Gubernur Sulawesi Selatan yang dihadiri seluruh pengurus MUI Sulsel, pimpinan MUI Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan, dan pimpinan Lembaga MUI, Sabtu (14/10/2023).

Setidaknya Delapan poin Maklumat Pelaksanaan Pemilu Damai 2024 tertuang dalam Maklumat MUI Sulsel nomor Maklumat-07/DP.P.XXI/X/Tahun 2023, diantaranya:

1. Pelaksanaan Pemilihan Umum (PEMILU) dalam setiap tingkatannya wajib untuk disukseskan, karena melalui PEMILU lahir pemimpin dalam berbagai tingkatan yang memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan memperjuangkan kemaslahatan rakyat.

2. Bahwa pemilihan pemimpin eksekutif dan legislatif harus didasarkan pada pertimbangan manfaat dan maslahat untuk keamanan, kedamaian dan kesejahteraan bangsa, maka diimbau kepada masyarakat untuk menyalurkan pilihan politiknya secara amanah dan bertanggung-jawab.

3. Pemilihan umum yang dilaksankan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) untuk kemaslahatan bangsa (maslahat al-ra’iyyah) wajib dilakukan secara jujur, adil dan damai. Dengan demikian, PEMILU dengan asas musyawarah berdasar pada istihsan telah sesuai dengan normatif Syariah Islam.

4. Umat Islam harus menyadari bahwa partisipasi dalam pemilihan umum adalah hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik. Karena itu, pemilu yang disepakati di Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah cara demokratis yang sah untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat.

5. Diimbau kepada KPU, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) dan pihak-pihak terkait seperti Kepolisian dan TNI untuk senantiasa memastikan semua proses Pemilu dilakukan secara berkeadilan dan bertanggung-jawab, serta memberikan edukasi dan literasi yang baik kepada masyarakat.

6. Umat Islam harus berperan dalam mempromosikan pemilu damai dan menghindari hoaks yang memicu instabilitas dan disharmoni antar anak bangsa.

7. Umat Islam tidak golput dalam pemilu, dan harus proaktif berpartisipasi dalam menyalurkan hak politiknya untuk memilih pemimpin eksekutif maupun legislatif yang diyakini dapat mengantar umat dan bangsa lebih damai dan sejahtera.

8. Umat Islam wajib berikhtiar dan berdoa dalam mewujudkan pemilu damai untuk kemaslahatan umat, bangsa dan negara.

Usai pembacaan Maklumat, Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan menyerahkan Maklumat tersebut ke Ketua KPU Sulawesi Selatan.

Halaqah Kebangsaan dan Keumatan MUI Sulawesi Selatan dibuka oleh Staf Ahli Drs. Mujiono yang mewakili Pj Gubernur Sulawesi Selatan, dengan pembicara utama Sekjen MUI pusat Buya Amirsyah Tambunan.
Turut hadir pula Pimpinan Forkopimda Sulawesi Selatan, Ketua KPU Sulsel, dan sejumlah Pimpinan Organisasi Islam yang ada di Sulawesi Selatan
(Bawa Karaeng, Isra)

Artikel ini telah dibaca 77 kali

isra ds badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Bupati Gowa Nilai Pengerjaan Jalan Paket 2 Tingkatkan Konektivitas Antarwilayah

10 Februari 2026 - 05:58 WITA

Wabup Gowa Tekankan Perencanaan RKPD 2027 Berbasis Sinergi dan Data

10 Februari 2026 - 00:04 WITA

Pimpinan DPRD Gowa Hadiri Pembukaan Muktamar XXIV IPM

7 Februari 2026 - 04:56 WITA

Kuota Haji Gowa Meningkat, Wamenhaj dan Bupati Gowa Lepas 1421 JCH

7 Februari 2026 - 02:29 WITA

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Gowa Hadiri Pembukaan Muktamar XXIV IPM

6 Februari 2026 - 22:56 WITA

7 Fraksi DPRD Kabupaten Gowa Setuju Empat Ranperda Strategis Dilanjutkan Pembahasannya

6 Februari 2026 - 22:51 WITA

Trending di Politik Pemerintahan