Menu

Mode Gelap

Politik Pemerintahan ยท 31 Jul 2024 WITA

Datangi Kejati Sulsel, Pengurus KKMB Harap Secepatnya Ada Penetapan Tersangka


					Datangi Kejati Sulsel, Pengurus KKMB Harap Secepatnya Ada Penetapan Tersangka Perbesar

Makassar, baktionline id

Yurdinawan salah satu aktivis sekaligus kader diKerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) kembali mendatangi Kantor Kejati Sulsel dijalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa,30/7/2024.

Mereka bersama dua orang rekannya menyodorkan bukti-bukti tambahan terkait kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan kewenangan di Dinas Pendidikan Bulukumba.

Kasus dugaan korupsi itu terkait swakelola Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan tahun anggaran 2023 sebesar Rp 34 Milliar.

Yurdinawan mengaku, mendatangi Kejati Sulsel untuk menyerahkan bukti tambahan terkait kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

“Alhamdulillah saya bersama rekan di KKMB kembali mendatangi Kejati Sulsel untuk menyerahkan langsung berkas tambahan terkait pengaduan kami sebelumnya atas dugaan kasus tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan wewenang,” ujar Yurdinawan Mantan Ketua Komisariat KKMB Unismuh ini.

Yurdinawan berharap semoga pihak Kejati Sulsel segera menggelar proses penyelidikan dan menetapkan tersangka.

“Saya berharap Kejati Sulsel untuk bekerja maksimal melakukan pemanggilan kepada pihak terkait, dan ketika memang terbukti ada penyalahgunaan kewenangan serta pelanggaran undang-undang, maka segera tetapkan tersangka,” harapnya.

Di tempat yang sama, Akbar Hidayat juga mengaku akan terus mengawal pengaduan itu sampai ada titik terang.

“Kami apresiasi pihak Kejati Sulsel yang begitu aktif merespon laporan kami. Semoga integritas beliau-beliau di Kejati tetap terjaga dan tak boleh masuk angin,” tutur Akbar Hidayat.

Yurdinawan bersama dua rekannya itu, datang ke Kejati pukul 12.30 Wita. Mereka disambut langsung staf Kasi Penkum Kejati Sulsel, Cece.

“Pak Kasi Penkum (Soetarmi) arahkan untuk terima karena beliau lagi di luar kantor,” kata Cece.

Diketahui, kasus dugaan tindak pidana korupsi ini sudah sepekan bergulir dan hangat diperbincangkan banyak kalangan di Kabupaten Bulukumba.

Awal kasus ini mencuat saat dilaporkan oleh Kerukunan Keluarga Mahasiswa Bulukumba (KKMB) Unismuh Makassar di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel.

KKMB melaporkan dugaan korupsi atas dasar temuan Pansus DPRD Kabupaten Bulukumba terhadap pelaksanaan pekerjaan swakelola Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan tahun anggaran 2023.
(Bawa Karaeng, Isra)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

isra ds badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Gowa Serahkan Bantuan Peralatan UMKM

13 Januari 2026 - 08:54 WITA

Presiden Prabowo Komitmen Hapus Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Gowa Nyatakan Dukung Sepenuhnya

13 Januari 2026 - 03:27 WITA

SSI Gelar Dialog Publik,Hadirkan Dua Bupati Bahas Program Sentuhan Langsung Ke Masyarakat

12 Januari 2026 - 10:11 WITA

Kunjungi PDAM Gowa, Bupati Husniah Talenrang Tekankan Pentingnya Sinergitas dengan Pemkab Gowa

11 Januari 2026 - 23:42 WITA

Bupati Gowa Cek Langsung Titik Genangan Air Rawan Banjir di Somba Opu

10 Januari 2026 - 07:08 WITA

Kunjungi KME, Bupati Talenrang Tak Kuasa Tahan Air Mata, Beri Bantuan Fasilitasi Perawatan Kesehatan Hingga Bangun Rumah Layak Huni

10 Januari 2026 - 03:56 WITA

Trending di Politik Pemerintahan