Menu ✖

Mode Gelap

Politik Pemerintahan · 21 Mei 2026 WITA

Balitbangda Gowa Gelar FGD, Dorong Penyusunan Kebijakan Berbasis Riset


					Balitbangda Gowa Gelar FGD, Dorong Penyusunan Kebijakan Berbasis Riset Perbesar

 

Gowa, baktionline.id

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Gowa menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kajian Kelitbangan Tahun 2026 di Ruang Rapat Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kantor Bupati Gowa, Kamis (21/5).

Kegiatan yang mengusung tema “Menata Riset, Menata Masa Depan: Merumuskan Kebijakan Tepat dan Akurat untuk Kemajuan Daerah” ini menjadi bagian dari upaya penyusunan arah penelitian dan pengembangan daerah yang lebih terukur, kolaboratif, dan sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Kepala Balitbangda Kabupaten Gowa, Muh Taslim mengatakan kajian kelitbangan memiliki peran penting dalam mendukung lahirnya kebijakan berbasis data dan kebutuhan masyarakat.

“Kajian kelitbangan menjadi instrumen penting dalam menghasilkan kebijakan berbasis riset dan kebutuhan nyata masyarakat. Kami berharap FGD ini melahirkan masukan strategis untuk mendukung pembangunan daerah yang inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, pembahasan difokuskan pada dua kajian utama yakni penelitian dan pengembangan sektor pariwisata serta penelitian dan pengembangan koperasi dan UMKM. Kedua sektor ini dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan daya saing daerah dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Taslim menambahkan, kolaborasi antara perangkat daerah dan akademisi diperlukan agar hasil kajian dapat diterapkan secara efektif dalam penyusunan program pembangunan.

“Kami ingin hasil kajian ini benar-benar menjawab kebutuhan daerah. Karena itu, sinergi antar perangkat daerah dan akademisi penting agar rekomendasi yang dihasilkan memberi dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Tim akademisi, Prof. Akhmad menilai riset daerah perlu diarahkan pada persoalan yang dihadapi masyarakat sehingga hasilnya lebih tepat sasaran.

“Penelitian daerah harus menjadi dasar pengambilan keputusan yang konkret. Ketika riset disusun sesuai kebutuhan daerah, hasilnya akan lebih mudah diterapkan dalam program pembangunan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gowa, Abd Halim Hamid menyebut kajian pengembangan koperasi dan UMKM menjadi langkah penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

“Melalui kajian ini, kami berharap lahir rekomendasi yang mampu memperkuat kapasitas pelaku usaha dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ungkapnya.

Melalui FGD Kajian Kelitbangan ini, Balitbangda Kabupaten Gowa berharap tercipta sinergi antar perangkat daerah dalam merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis riset dan inovasi.

Turut hadir perwakilan SKPD setingkat eselon III lingkup Pemkab Gowa sebagai peserta.
(Bawa Karaeng, Isra)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

isra ds badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Wabup Gowa Dorong Safari Subuh Rutin Bersama Forkopimda, Silaturahmi dan Serap Aspirasi

10 Oktober 2026 - 01:24 WITA

Kunjungi Salajangki dan Jipang, Tim KATALIS KDKMP Petakan Potensi untuk Percepat Usaha Koperasi

8 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Pimpinan DPRD Gowa Temui Kemendagri, Proses Pemberhentian Bupati Masuk Tahap Administrasi

8 Oktober 2026 - 04:58 WITA

Pasca Kebakaran di Malino, BTB BAZNAS Gowa Turun Langsung Bantu Warga Terdampak

4 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Dilantik Jadi Ketua HKTI Gowa, Darmawangsyah Muin Fokus Majukan Pertanian

4 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Surat MA Nyasar ke PA Sungguminasa, Kuasa Hukum Bupati Gowa Minta Diusut

4 Oktober 2026 - 18:01 WITA

Trending di Politik Pemerintahan