Gowa, baktionline.id
Perumda Air Minum Tirta Jeneberang menggelar Pelatihan Dasar Teknik Perpompaan dan Kelistrikan selama tiga hari, 12–14 Oktober 2026, bertempat di Maleo Hotel Makassar.
Kegiatan ini diikuti 40 peserta dari berbagai unit dan Instalasi Kota Kecamatan (IKK), yang mayoritas merupakan operator dan petugas bidang teknik.

Pelatihan dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jeneberang, Irianto Razak, SE, didampingi Direktur Umum, H. Khaerul Aco, SE., MM.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, Beny, ST., MT., dari PT Traya Makassar
.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam pembukaan, di antaranya Sekretaris Perusahaan Abd Malik Abbas, S.Sos., Kabag Keuangan Rahmiah Sabir, SE, Kabag Hubungan Langganan Untung Firdaus, serta para kepala bagian bidang Transmisi dan Distribusi, Produksi, Peralatan Teknik, dan Personalia.
Kepala Bagian Personalia, H. Ilham, SE., yang juga bertindak sebagai ketua panitia, mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan untuk meningkatkan kemampuan teknis petugas, khususnya dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem perpompaan serta kelistrikan.

Menurutnya, kedua sistem tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses penyediaan dan distribusi air bersih kepada masyarakat. Karena itu, petugas di lapangan dituntut memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar operasional peralatan berjalan optimal.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Peserta diharapkan semakin terampil, disiplin, mengutamakan keselamatan kerja, serta mampu mengenali gangguan sejak dini untuk meminimalkan kerusakan peralatan,” ungkap H. Ilham.

Selama pelatihan, peserta dibekali pemahaman dasar mengenai sistem perpompaan dan kelistrikan, termasuk pengoperasian, perawatan, serta pengenalan terhadap gangguan awal pada peralatan. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi operator dalam menjalankan tugas secara tepat dan aman.
Peningkatan kompetensi sumber daya manusia dinilai penting untuk menjaga keandalan sarana dan prasarana produksi maupun distribusi air. Dengan kemampuan teknis yang lebih baik, potensi gangguan operasional diharapkan dapat dideteksi lebih cepat sehingga dampaknya terhadap pelayanan pelanggan bisa diminimalkan.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari tersebut ditutup oleh Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Jeneberang, H. Khaerul Aco, SE., MM.

Melalui kegiatan ini, Perumda Air Minum Tirta Jeneberang berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh di unit kerja masing-masing, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga kelancaran operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
( Bawa Karaeng, Isra)







