Menu

Mode Gelap

Politik Pemerintahan · 16 Sep 2026 WITA

Herindra Dikukuhkan Jadi Ketum PB ESI, Fokus Perkuat Atlet dan Ekosistem Esports Nasional


					Herindra Dikukuhkan Jadi Ketum PB ESI, Fokus Perkuat Atlet dan Ekosistem Esports Nasional Perbesar

 

Jakarta, baktionline.id

Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) untuk masa bakti 2026–2030. Pengukuhan tersebut menandai babak baru pembinaan esports nasional dengan target membawa prestasi atlet Indonesia semakin kompetitif di level dunia.

Di bawah kepemimpinannya, PB ESI menempatkan peningkatan kualitas atlet, penguatan ekosistem kompetisi, serta pembangunan sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan sebagai prioritas utama.

Herindra menegaskan, prestasi esports tidak dapat dibangun secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang konsisten, kompetisi berkualitas, serta jalur pengembangan atlet yang jelas agar Indonesia mampu melahirkan talenta-talenta yang dapat bersaing di panggung internasional.

Menurut Herindra, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi salah satu kekuatan esports dunia. Potensi tersebut ditopang oleh besarnya jumlah gamer aktif dan pertumbuhan industri game nasional yang terus berkembang.

Namun, potensi pasar yang besar, menurutnya, perlu diimbangi dengan penguatan industri dan ekosistem esports di dalam negeri. Indonesia tidak boleh hanya menjadi konsumen produk industri game global, tetapi juga harus mampu melahirkan dan mengembangkan pelaku industri sendiri.

Penguatan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari game developer, event organizer, content creator, hingga platform streaming. Dengan ekosistem yang semakin kuat, perkembangan esports diharapkan tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga membuka lebih banyak peluang bagi industri kreatif dan ekonomi digital nasional.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Karena itu, ekosistem esports harus kita bangun secara menyeluruh agar tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga mampu menghasilkan karya, talenta, dan prestasi yang diakui dunia,” demikian arah komitmen kepemimpinan PB ESI ke depan.

Pengukuhan Herindra turut mendapat apresiasi dari Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman. Ia optimistis tata kelola PB ESI di bawah kepemimpinan Herindra dapat semakin solid dalam membangun sistem pembinaan dan melahirkan atlet-atlet esports berprestasi dunia.

Perhatian juga diarahkan pada persiapan menghadapi berbagai ajang internasional, termasuk Asian Games Aichi-Nagoya. Kompetisi tersebut menjadi salah satu panggung penting bagi atlet Indonesia untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing dengan negara-negara lain.

Sementara itu, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menekankan pentingnya pembinaan atlet secara terstruktur dan berjangka panjang.
Menurutnya, pencapaian prestasi di esports membutuhkan proses yang konsisten.

“Atlet tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan bermain, tetapi juga membutuhkan pembinaan, pengalaman kompetisi, disiplin, serta dukungan ekosistem yang memadai,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2030, PB ESI diharapkan mampu memperkuat fondasi pembinaan esports nasional sekaligus membuka jalan bagi lebih banyak atlet Indonesia untuk menorehkan prestasi di pentas internasional.
(Bawa Karaeng, Isra)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

isra ds badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Salurkan Bantuan Pangan, Bupati Gowa Sebut Bentuk Perhatian Pemerintah kepada Masyarakat

16 September 2026 - 00:33 WITA

BAZNAS Gowa Tegaskan Infak Sukarela dan Bisa Dicabut Kapan Saja

15 September 2026 - 05:37 WITA

Soal Infak ASN-Guru di Gowa, DPRD Minta Aturan Diperjelas

15 September 2026 - 02:17 WITA

Hadiri Monev BBM Bersubsidi, Bupati Talenrang Sebut Ketersediaan di Gowa Berangsur Lancar

14 September 2026 - 04:13 WITA

BBM Jerigen untuk Alsintan Dibatasi, Ketua DPD PAN Gowa Desak Pemerintah Cari Solusi untuk Petani

13 September 2026 - 06:12 WITA

Kolaborasi dengan PKK, Pemkab Gowa Komitmen Percepat Penuntasan Administrasi Kependudukan

12 September 2026 - 04:22 WITA

Trending di Politik Pemerintahan