Menu

Mode Gelap

Budaya ยท 7 Nov 2023 WITA

Aktualisasi Semangat Pemuda Pemudi Bontoala Dalam Karya Pentas Seni.


 Aktualisasi Semangat Pemuda Pemudi Bontoala Dalam Karya Pentas Seni. Perbesar

 

Gowa baktionline.id. Momentum Hari Sumpah Pemuda untuk tahun ini, 28 Oktober 2023, bagi masyarakat Desa Bontoala lain dari tahun-tahun sebelumnya, dimana untuk tahun ini, diisi dengan hiburan pementasan karya seni dari pemuda pemudi Desa Bontoala. Di lapangan Lambengi, Minggu malam, 29 Oktober 2023.

Panggung yang berukuran 9×6 m, menjadi saksi atas kehebatan dan kelihaian para pemuda pemudi dalam menampilkan aksi performancenya di hadapan ratusan penonton yang memadati lapangan Dusun Lambengi. Karya seni yang ditampilkannya adalah,
mulai dari Angngaru, Tari Pakuru Sumanga’, Musikalisasi Puisi, Akustik, Tari Pakarena Sulo, Tari 4 Etnis, Perkusi, Tari Pabitte dan Drama.

Berbagai macam karya seni yang di tampilkan itu malam dapat memukau dan menghibur masyarakat Desa Bontoala, riuh tepuk tangan yang menggema membuat suasana pertunjukan semakin memperlihatkan kemeriahannya ditambah dengan MC yang handal dalam mengatur jalannya acara.

Salah satu warga Dusun Lambengi Desa Bontoala Abd. Rahman kepada baktionline mengatakan, ” kami sebagai masyarakat desa sangat bersyukur dan berterima kasih kepada panitia dengan adanya kegiatan hiburan rakyat seperti ini, karena selama ini sudah bertahun-tahun kampung kami ini sunyi tanpa ada hiburan yang seperti ini, ” ungkapnya disela-sela acara.

Tujuan di adakannya kegiatan ini menurut Ketua Panitia Andi Fathur Rahman adalah, ” kegiatan ini adalah sebagai momentum dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda serta mengaktualisasi semangat pemuda pemudi Bontoala dalam bentuk karya pentas seni.

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari beberapa lembaga kepemudaan di setiap dusun di
Desa Bontoala untuk melaksanakan kegiatan pentas seni kolaborasi skala desa, dan ini merupakan kegiatan perdana yang kami laksanakan dengan persiapan selama satu bulan yang di bantu oleh teman-teman panitia yang jumlahnya ada 70 orang, ” jelasnya.

Lanjut Andi Fathur Rahman mengatakan, ” untuk sumber dananya, mulai dari sumbangan staf-staf pemerintah desa, warga sekitar, proposal, iuran panitia serta sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat lainnya.

Sebenarnya kegiatan ini adalah sebagian dari eksistensi pemuda pemudi Bontoala yang ingin menyalurkan minat dan bakatnya dalam sebuah karya. Pun tak bisa di pungkiri dengan waktu dan dana seadanya teman teman pemuda pemudi Bontoala bisa menunjukkan kepada warga sekitar bahwa stigma buruk bagi pemuda pemudi bisa dijawab melalui pementasan kali ini.

Kegiatan ini juga salah satunya sebagai motivasi untuk pemuda pemudi di desa sekitar untuk bisa melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan pemuda pemudi Bontoala.

Untuk kedepannya hal-hal seperti ini bakalan menjadi kegiatan rutin yg akan dilaksanakan pemuda pemudi Bontoala, bahkan lebih bagus dari pada tahun ini.

Beberapa masyarakat menilai kegiatan seperti ini sangat perlu di adakan dan di pertahankan. Pun tak bisa di pungkiri juga ada beberapa masyarakat yang kurang mendukung. Namun hal-hal yg seperti itu menjadi motivasi bagi kami semua untuk mengadakan lagi pentas seperti ini dengan lebih meriah.

 

Mungkin karena kegiatan ini bertepatan dengan pesta politik di Indonesia, jadi beberapa warga beranggapan bahwa kegiatan kegiatan seperti ini ditunggangi beberapa caleg, ” jelasnya. (Bawa Karaeng, Kama)

Artikel ini telah dibaca 118 kali

Avatar badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Kerjasama Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek, MBS Gelar Gelar Diskografi dan Dialog Budaya

29 Maret 2024 - 04:36 WITA

Dekranasda Gowa Pamerkan Sarung Sutera Cura’ Labba di Inacraft 2024

1 Maret 2024 - 07:11 WITA

Pesan Cinta Dari Pakacapi

7 November 2023 - 01:19 WITA

I Marabintang Sang Pendekar Wanita Panglima Pasukan Balira

26 Oktober 2023 - 08:34 WITA

I MANNYENDERI DAENG PASAWI TU NI POSOA KARAENG BORISALLO

7 Oktober 2023 - 18:31 WITA

Berlangsung Meriah Dan Sukses, Narasumber Panggung Pakar KAHMI Gowa Tantang Lanjutkan Diskusi.

5 Oktober 2023 - 02:13 WITA

Trending di Budaya