Menu

Mode Gelap

Politik Pemerintahan · 21 Mei 2026 WITA

Kawal Demokrasi, Bawaslu Gowa Cetak Kader Pengawas Partisipatif


					Kawal Demokrasi, Bawaslu Gowa Cetak Kader Pengawas Partisipatif Perbesar

 

​Gowa, baktionline.id

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gowa bergerak cepat memperkuat barisan pengawasan menjelang pesta demokrasi.

Melalui program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), Bawaslu Gowa resmi menggembleng 40 peserta dari kalangan mahasiswa, eks penyelenggara, dan tokoh masyarakat di Sekretariat Bawaslu Gowa, Rabu (20/05/2026).



Kegiatan ini merupakan langkah konkret tindak lanjut dari program nasional Bawaslu RI.

Tujuannya tegas: membekali masyarakat dengan amunisi pengetahuan pengawasan agar peduli dan terlibat langsung menjaga integritas pemilu lima tahunan.

​Ikhtiar Melahirkan Masyarakat Peduli Pemilu
​Acara ini dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Samsuar Saleh, S.IP, M.Si.

Dalam arahannya, Samsuar menekankan bahwa investasi terbesar dari P2P ini adalah lahirnya kesadaran kolektif dari masyarakat.
​”Output dari pendidikan pengawas partisipatif, khususnya di Sulawesi Selatan, adalah menciptakan masyarakat yang peduli akan kelangsungan pemilu. Masyarakat yang aktif melakukan pencegahan pelanggaran di tiap tahapan adalah mereka yang merindukan pemilu jujur dan adil,” tegas Samsuar.

​Hadir sebagai narasumber, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Gowa, Juanto, S.S (yang akrab disapa Avol), mengupas tuntas urgensi keterlibatan publik berdasarkan regulasi. Menurutnya, mengawasi pemilu bukan sekadar sukarela, melainkan hak yang dilindungi negara.

​Dasar Hukum kuat: Merujuk pada UU No. 7 Tahun 2017, partisipasi masyarakat mutlak diperlukan untuk mencegah pelanggaran dan sengketa proses pemilu.
​Indikator Pemilu Sehat: Demokrasi yang bermutu tinggi selalu ditandai dengan tingginya keterlibatan publik yang kritis dan signifikan.



“Partisipasi publik adalah kunci memastikan pemilu berjalan jujur, adil, dan demokratis,” pungkas Avol.

​Selain Avol, materi pengawasan juga diperdalam oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Gowa, Yusnaeni, S.Pd, M.Pd, S.H, M.H.

​Menariknya, 40 peserta yang hadir tatap muka ini tidak datang dengan kepala kosong. Sebelum mengikuti kelas luring di sekretariat, mereka telah lebih dulu melewati fase pembelajaran digital (daring).

Peserta diwajibkan menyerap materi pengawasan partisipatif berbasis video melalui platform resmi yang disediakan oleh Bawaslu RI.
​Dengan kombinasi kelas digital dan bedah materi langsung ini, Bawaslu Gowa optimis para alumni P2P siap menjadi perpanjangan tangan pengawas pemilu di akar rumput.
​(Bawa Karaeng, Isra)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

isra ds badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Eratkan Kebersamaan dan Sinergitas Antar Daerah, Wabup Gowa Hadiri Sertijab Danrem 141/Toddopuli

11 Agustus 2026 - 09:18 WITA

Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa, Bupati Talenrang Dorong Generasi Muda Kembangkan Teknologi Pertanian

10 Agustus 2026 - 00:27 WITA

Perumda Tirta Jeneberang Hadiri Rakor BUMD Air Minum, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

8 Agustus 2026 - 04:30 WITA

DPRD Gowa Siap Proses Pencabutan Perda LAD

8 Agustus 2026 - 04:23 WITA

Cegah Kerugian Daerah, Wakil Bupati Gowa Ingatkan Pimpinan OPD dan ASN Pentingnya Fungsi Pengawasan

7 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Bupati Gowa Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional

7 Agustus 2026 - 01:50 WITA

Trending di Politik Pemerintahan