Gowa, baktionline.id
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin meminta masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sebagai bentuk aksi peduli sesama dalam upaya mengentaskan kemiskinan.
Pesan ini disampaikan Darmawangsyah saat memberikan sambutan pada Salat Iduladha di Masjid Nurul Jihad Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu, Rabu (27/5).
Darmawangsyah menekankan esensi kurban merupakan bentuk kritik sosial terhadap kesenjangan. Ia meminta seluruh panitia memastikan distribusi daging menyasar langsung warga prasejahtera.

“Kurban mengajarkan kita untuk menyembelih keserakahan pribadi. Distribusi hewan kurban harus tepat sasaran demi membantu masyarakat yang paling membutuhkan uluran tangan,” ujar Wabup Gowa.
Sejalan dengan tema nasional tahun ini, Wabup Gowa memberikan instruksi khusus terkait tata kelola lingkungan. Ia mengimbau panitia kurban menghindari penggunaan kantong plastik sekali pakai saat membagikan daging. Langkah ini merupakan wujud tanggung jawab ekologis umat Islam terhadap kelestarian alam.

“Di samping aspek ekonomi dan ekologi, kurban juga menjadi cara kita untuk memaknai pengorbanan sebagai upaya menekan ego untuk memperkuat persatuan antar warga,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berpihak pada kaum dhuafa. Keberhasilan pemerintah daerah diukur langsung dari peningkatan kualitas hidup, pelayanan kesehatan yang mudah diakses, serta pendidikan yang layak bagi seluruh warga.

Darmawangsyah juga mengapresiasi kerja keras aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan petugas kebersihan. Keterlibatan mereka memastikan perayaan Iduladha berjalan tertib dan aman.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Gowa, saya mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
(Bawa Karaeng, Isra)









