Gowa, baktionline.id
Launching Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, digelar pada Senin, (5/1/2026).
Launching ini menjadi tonggak penting reformasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Gowa.
Launching BLUD RSUD Syekh Yusuf dihadiri Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Gowa.

Ketua DPRD Kabupaten Gowa, H. Muh.Ramli Siddik hadir langsung pada Launching ini didampingi Wakil Ketua I, Hasrul Abdul Rajab dan Wakil Ketua II, Taufik Surullah.
Taufik Surullah, Wakil Ketua DPRD Gowa kepada baktionline.id saat dikonfirmasi mengatakan langkah yang sangat positif yang diambil oleh pemerintah Kabupaten Gowa terkait launching rumah sakit Syekh Yusuf dengan menjadikannya sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

” sebagai ruang pelayanan yang fundamental ditengah masyarakat karena dengan sistem BLUD ini kemandirian rumah sakit membuat lebih cepat responsif terkait kebutuhan masyarakat “Ungkap Taufik.
Selanjutnya dikatakan Taufik, ( berubah menjadi BLUD) tidak berharap banyak lagi dengan APBD dan tetap bertujuan pelayanan publik yang utama.
” bukan kemandirian sekaitan dengan pengelolaan keuangan rumah sakit, akan tetapi kami selaku lembaga pengawasan berharap dengan adanya BLUD di Rumah Sakit Syekh Yusuf ini tetap berprinsip produktivitas dan memberikan pelayanan yang baik dan nyaman ” jelas Taufik.

Bupati Gowa, H. St. Husniah Talenrang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran unsur pimpinan dan anggota DPRD Gowa, Forkopimda, jajaran SKPD lingkup pemerintah daerah, perwakilan perbankan, organisasi profesi kesehatan, hingga mitra strategis rumah sakit pada Launching ini.
Bupati Husniah Talenrang menegaskan bahwa tahun 2026 harus diawali dengan semangat kerja baru yang ditunjukkan melalui kinerja nyata, khususnya di sektor pelayanan publik bidang kesehatan.
Menurut Bupati perempuan pertama di Gowa ini, launching BLUD RSUD Syekh Yusuf merupakan bagian dari realisasi visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“BLUD ini adalah terobosan, bukan sekedar soal keuangan, tetapi bagaimana pelayanan rumah sakit menjadi lebih cepat, ramah, dan berkualitas. Tidak boleh lagi ada keluhan masyarakat soal pelayanan yang lambat atau kurang perhatian,” tegas Bupati.
Dengan pengelolaan yang lebih mandiri dan terukur, ia berharap RSUD Syekh Yusuf tidak lagi mengalami kerugian dan justru tumbuh menjadi rumah sakit andalan masyarakat Kabupaten Gowa serta diperhitungkan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, jelas Bupati Husniah Talenrang.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar, menyampaikan bahwa penerapan BLUD merupakan momentum monumental bagi rumah sakit. BLUD memberikan ruang bagi manajemen rumah sakit untuk bekerja lebih fleksibel, profesional, dan akuntabel, namun tetap berorientasi penuh pada pelayanan publik.

“Keberhasilan BLUD bukan hanya ditentukan oleh sistem, tetapi oleh komitmen, etika pelayanan, dan budaya kerja seluruh pegawai. Kami membuka ruang kritik dan saran sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan,” ujar dr. Gaffar.
Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Sama Kamaruddin Samad,
Kepala Dinas Pemkab Gowa, jajaran Forkopimda Gowa, Baznas, LACAK, BPJS kesehatan, perbankan, organisasi profesi kesehatan, serta mitra rumah sakit lainnya..
(Bawa Karaeng, Isra)









