Gowa, baktionline.id
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjaga arah kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem (KME) tetap konsisten setelah berjalan satu tahun. Komitmen itu kembali ditegaskan melalui peresmian bantuan bedah rumah hasil kolaborasi Pemkab Gowa bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dirangkaikan dengan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Selasa (28/4).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menegaskan bahwa keberlanjutan program menjadi prioritas utama agar perubahan yang dihasilkan tidak bersifat sementara.
“Kami memastikan setelah berjalan satu tahun, program pengentasan kemiskinan ekstrem ini tetap konsisten dan terjaga. Fokus kami adalah menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, perbaikan rumah merupakan langkah awal yang memberi efek berantai pada kualitas hidup masyarakat, termasuk kesehatan dan produktivitas keluarga.

“Bedah rumah ini menyentuh kebutuhan paling mendasar. Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, rasa aman meningkat dan itu berpengaruh langsung pada kesehatan serta kemampuan mereka untuk beraktivitas dengan lebih baik,” tambah orang nomor satu di Gowa ini.
Bupati Talenrang juga menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam memperluas jangkauan program dan mempercepat dampak di lapangan.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Sinergi dengan BSI menunjukkan bahwa kerja bersama mampu menghadirkan dampak yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” tegasnya.
Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Kabupaten Gowa, Muhammad Hasrani Said menjelaskan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan melalui pengelolaan dana umat.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Gowa melalui kerja sama dengan Pemkab Gowa. Bedah rumah ini adalah yang kedua kami lakukan bersama, dengan dukungan BSI Maslahat yang mengelola dana zakat dan infak untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur Said.
Ia juga menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama yang telah berjalan agar manfaatnya semakin luas.
“Kami berharap sinergi ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak sektor, sehingga kehadiran kami tidak hanya dirasakan dalam layanan keuangan, tetapi juga dalam kontribusi sosial yang nyata,” harapnya.
Salah satu penerima bantuan, Daeng So’na, mengungkapkan perubahan yang dirasakan setelah rumahnya diperbaiki melalui program tersebut.

“Sekarang rumah kami jauh lebih layak dan nyaman. Kami merasa lebih tenang tinggal di dalamnya. Terima kasih kepada Ibu Bupati dan semua pihak yang sudah membantu kami,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, Pemkab Gowa menegaskan bahwa pengentasan KME dijalankan secara konsisten dengan pendekatan yang terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Peresmian bantuan bedah rumah ini turut dihadiri sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat Bontonompo Selatan, dan para Ketua OKP se-Kabupaten Gowa.
(Bawa Karaeng, Isra)









