Menu

Mode Gelap

Politik Pemerintahan · 19 Mei 2026 WITA

Bawaslu Gowa dan Bawaslu Sulsel Dorong Mahasiswa UIN Alauddin Jadi Agen Kesadaran Politik


					Bawaslu Gowa dan Bawaslu Sulsel Dorong Mahasiswa UIN Alauddin Jadi Agen Kesadaran Politik Perbesar

 

Gowa, baktionline.id

Upaya memperkuat kesadaran politik generasi muda terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Gowa bersama Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan melalui kegiatan Bawaslu Membelajarkan dan Kuliah Tamu Tata Kelola Pemilu bertema “Penanganan Pelanggaran Pemilu” yang digelar di Ruang Sidang Kantor Bawaslu Gowa, Senin (18/06/26).

Kegiatan tersebut menghadirkan mahasiswa Program Studi Ilmu Politik UIN Alauddin Makassar yang tampak antusias mengikuti diskusi seputar demokrasi dan kepemiluan. Kuliah tamu ini menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil.

Anggota Bawaslu Sulawesi Selatan, Samsuar Saleh menegaskan pentingnya edukasi kepemiluan sebagai langkah membangun kesadaran politik masyarakat sipil.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi pemicu bagi masyarakat untuk memiliki pengetahuan politik serta lebih peduli terhadap pemilu. Mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk melalui penelitian dan penulisan skripsi tentang kepemiluan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Sulsel, Adnan Jamal menekankan pentingnya pola pikir kritis mahasiswa dalam memahami hukum politik dan dinamika pemilu.

Menurutnya, model kuliah tamu seperti ini merupakan bagian dari visi Bawaslu dalam memperkuat kemitraan pengawasan bersama masyarakat sipil demi mewujudkan pengawasan partisipatif.

“Kegiatan ini penting, baik untuk kepentingan Bawaslu maupun masyarakat sipil. Mahasiswa sebagai kaum terpelajar harus memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum teruji kebenarannya,” jelasnya.

Dalam pemaparannya mengenai penanganan pelanggaran pemilu, Adnan juga menegaskan bahwa pemilu yang jujur dan adil lahir dari partisipasi pemilih yang cerdas, kritis, dan berdaulat. Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal setiap tahapan pemilu menjadi fondasi penting bagi tegaknya demokrasi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa terkait pengawasan pemilu, pelanggaran politik, hingga tantangan demokrasi di era digital. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami proses kepemiluan secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memahami demokrasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam menciptakan budaya politik yang sehat dan berintegritas.
(Bawa Karaeng, Isra)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

isra ds badge-check

Wartawan

Baca Lainnya

Eratkan Kebersamaan dan Sinergitas Antar Daerah, Wabup Gowa Hadiri Sertijab Danrem 141/Toddopuli

11 Agustus 2026 - 09:18 WITA

Hadiri Wisuda Polbangtan Gowa, Bupati Talenrang Dorong Generasi Muda Kembangkan Teknologi Pertanian

10 Agustus 2026 - 00:27 WITA

Perumda Tirta Jeneberang Hadiri Rakor BUMD Air Minum, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

8 Agustus 2026 - 04:30 WITA

DPRD Gowa Siap Proses Pencabutan Perda LAD

8 Agustus 2026 - 04:23 WITA

Cegah Kerugian Daerah, Wakil Bupati Gowa Ingatkan Pimpinan OPD dan ASN Pentingnya Fungsi Pengawasan

7 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Bupati Gowa Lepas 92 Peserta Jamnas XII, Minta Jaga Nama Baik Daerah di Tingkat Nasional

7 Agustus 2026 - 01:50 WITA

Trending di Politik Pemerintahan