Gowa, baktionline.
Tumpukan sampah yang telah lama menggunung di sejumlah titik di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, mendapat perhatian serius dari seorang pengusaha, Hj Ria Effendi.
Prihatin melihat kondisi tersebut, Hj Ria Effendi memilih turun langsung membantu membersihkan dan mengangkut sampah yang menumpuk di sejumlah lokasi yang dinilai cukup kritis.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 22 unit truk miliknya sendiri dikerahkan untuk mengangkut sampah dari berbagai titik di Kecamatan Somba Opu.
Saat ditemui di lokasi penumpukan sampah di Jalan Tun Abdul Razak, Hj Ria Effendi mengatakan aksi tersebut dilakukan karena kondisi sampah sudah sangat memprihatinkan.
“Yang sudah diangkut sampahnya, di depan Kantor DPRD, belakang Rumah Sakit Yusuf. Di sana tumpukannya paling parah, jalan nyaris tidak bisa dilewati orang karena tertutupi semua sampah,” ujarnya.
Menurutnya, setelah pembersihan di kawasan Tun Abdul Razak, aksi pengangkutan sampah direncanakan berlanjut ke kawasan Samata.
Hj.Ria, sapaan akrabnya katakan seluruh kendaraan yang digunakan dalam aksi tersebut merupakan kendaraan miliknya, termasuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) yang ditanggung secara pribadi.

“Mobil saya yang saya pakai, karena kendaraan pengangkut sampah dari dinas tidak bergerak. BBM juga pakai dana pribadi,” ungkapnya.
Dalam aksi tersebut, Hj Ria tidak bekerja sendiri. Selain melibatkan sopir khusus, sejumlah pemuda turut membantu secara sukarela membersihkan dan mengangkut sampah.
Menurutnya, gerakan tersebut sejauh ini berjalan atas dasar kepedulian pribadi dan semangat gotong royong. Koordinasi dengan pemerintah desa juga disebut belum terjalin secara khusus.
Tak hanya mengerahkan armada, Hj Ria Effendi bahkan menyediakan lahan seluas sekitar satu hektare yang selama ini belum dimanfaatkan untuk dijadikan tempat pembuangan sementara.
“Lahan ini sudah beberapa tahun tidak terpakai. Kalau tidak bermanfaat untuk orang lain, untuk apa dimiliki? Harta banyak percuma kalau tidak berguna bagi sesama, apalagi ini untuk kepentingan umum,” tuturnya.

Lahan tersebut untuk sementara diperuntukkan bagi penampungan sampah dari wilayah Kecamatan Somba Opu. Jika nantinya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali beroperasi secara normal, sampah yang berada di lokasi tersebut dapat dipindahkan ke tempat yang semestinya.
Hj Ria Effendi berharap persoalan sampah di Kabupaten Gowa dapat diselesaikan melalui kerja sama berbagai pihak, bukan dengan saling menyalahkan.
“Mari kita bekerja sama, jangan saling menyalahkan. Bagaimana supaya Gowa ini bersih, sehingga dikenal di luar sebagai kabupaten yang indah dan sehat,” tandasnya.
Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap persoalan kebersihan lingkungan yang membutuhkan perhatian dan kolaborasi bersama antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas pemuda, dan masyarakat.
(Bawa Karaeng, Isra)







