Gowa, baktionline.id
Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin melepas kontingen Kabupaten Gowa yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo. Sebanyak 551 orang kontingen Gowa disiapkan untuk membawa nama daerah dan memburu prestasi terbaik pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kontingen Gowa terdiri dari 446 atlet, 55 pelatih, dan 50 official. Pemerintah Kabupaten Gowa menargetkan kontingen mampu meraih 54 medali emas, 52 perak, dan 37 perunggu.
Ketua KONI Gowa, Arifuddin Saeni mengatakan keikutsertaan Gowa pada Porprov Sulsel 2026 bukan sekadar mengejar medali, tetapi menjadi bagian dari upaya mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Menurutnya, Porprov juga menjadi ruang bagi atlet-atlet muda potensial untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat pembinaan dan persatuan olahraga di Kabupaten Gowa.
“Tujuan keikutsertaan kontingen Gowa adalah mengembangkan dan meningkatkan olahraga Kabupaten Gowa, memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda yang memiliki kemampuan, meningkatkan prestasi serta mengharumkan nama Gowa melalui olahraga,” ujar Arifuddin dalam laporannya.
Ia menjelaskan, persiapan kontingen telah dilakukan melalui koordinasi bersama seluruh cabang olahraga, pembinaan dan latihan atlet, serta pemenuhan kebutuhan teknis, administrasi hingga akomodasi.

Seluruh atlet, pelatih dan official juga dipersiapkan untuk menghadapi rangkaian pertandingan Porprov Sulsel 2026 dengan kondisi yang optimal.
Arifuddin berharap seluruh atlet mampu menunjukkan performa terbaik, bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami berharap seluruh atlet dapat bermain dengan penuh semangat, membanggakan dan membentuk karakter serta sportivitas, sekaligus membawa nama baik Kabupaten Gowa di tingkat provinsi,” katanya.
Sementara itu, Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa keberangkatan kontingen ke Bone dan Wajo bukan sekadar agenda pelepasan atlet, tetapi momentum menitipkan harapan dan kebanggaan masyarakat Gowa kepada putra-putri terbaik daerah.
“Hari ini bukan sekadar pelepasan kontingen, tetapi momentum menitipkan harapan dan kebanggaan seluruh masyarakat Gowa kepada putra-putri terbaik daerah yang akan berjuang membawa nama Kabupaten Gowa,” kata Darmawangsyah.
Ia meminta para atlet mempersiapkan mental menghadapi persaingan yang lebih ketat. Menurutnya, setiap atlet yang tampil di Porprov harus siap menghadapi lawan-lawan yang juga datang dengan ambisi menjadi juara.

“Hari ini kita mau lihat semangat. Kalian berangkat ke Bone dengan tantangan yang jauh lebih besar. Kita akan bertanding menghadapi orang-orang yang juga ingin juara. Karena itu, kita mau melihat semangat para atlet sekaligus menguatkan mental,” tegasnya.
Darmawangsyah mengatakan, Porprov 2026 juga menjadi bagian dari proses menyiapkan atlet Gowa menuju jenjang yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON dan PON.
Ia berharap akan lahir atlet asal Gowa yang mampu memperkuat kontingen Sulawesi Selatan pada ajang PON mendatang.
“Saya persiapkan atlet untuk Pra-PON ke depan. Tahun depan kita bawa atlet Sulsel untuk Pekan Olahraga Nasional. Saya berharap ada atlet dari Gowa yang menjadi wakil Sulsel di ajang PON,” ujarnya.
Darmawangsyah juga menegaskan komitmennya terhadap pembinaan atlet berbasis prestasi. Ia memastikan tidak menginginkan adanya atlet titipan dalam kontingen Gowa.
“Saya tidak terima atlet titipan politik dan apa pun itu. Saya mau atlet yang berprestasi disini. Saya sangat berharap dan berdoa, alangkah bangganya saya saat membawa atlet Sulsel diisi oleh atlet dari Kabupaten Gowa,” tegasnya.

Untuk memberikan apresiasi terhadap perjuangan atlet, Pemkab Gowa juga menyiapkan bonus sebesar Rp30 juta bagi setiap atlet yang berhasil meraih medali emas.
“Jika atlet Gowa mampu menunjukkan prestasi dan skill terbaik di Porprov 2026 di Bone dan Wajo, kita harapkan dan pastikan mereka bertanding untuk menjadi yang terbaik. Bonus akan kita berikan kepada atlet yang berprestasi, Rp30 juta untuk setiap medali emas,” kata Darmawangsyah.
Ia berpesan agar para atlet tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga karakter, sportivitas dan nama baik daerah.
Darmawangsyah menitipkan empat pesan kepada seluruh kontingen Gowa. Pertama, bertanding dengan keyakinan dan mental juara serta percaya pada kemampuan diri dan hasil latihan.
Kedua, menjunjung tinggi sportivitas dengan menghormati lawan dan keputusan wasit. Ketiga, menjaga kekompakan serta nama baik Kabupaten Gowa. Keempat, berjuang secara maksimal dan tidak mudah menyerah menghadapi setiap tantangan.

“Kalian bukan sekadar peserta Porprov, tetapi duta dan pembawa kehormatan Kabupaten Gowa. Di setiap pertandingan ada doa orang tua, dukungan pelatih dan harapan seluruh masyarakat yang menyertai perjuangan kalian,” ujarnya.
Ia meminta seluruh atlet menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Gowa.
Pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Ketua Tim Kontingen Gowa Porprov Sulsel 2026 Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, para kepala SKPD, kepala bagian dan camat lingkup Pemkab Gowa yang bertindak sebagai bapak angkat cabang olahraga, pimpinan bank, BUMN dan BUMD, jajaran pengurus KONI Gowa, para ketua cabang olahraga, pelatih, official serta seluruh atlet kontingen Gowa.
Dengan kekuatan 551 personel dan target 54 medali emas, kontingen Gowa diharapkan mampu menunjukkan kualitas pembinaan olahraga daerah sekaligus membawa pulang prestasi terbaik dari Porprov Sulsel 2026.
Turut hadir di pelepasan Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Wndy Azis, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa selaku Ketua Panitia Kontingen Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah dan para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
(Bawa Karaeng, Isra)







